Refleksi Diri
Bulan Februari merupakan bulan yang lumayan menarik bagi saya.
Di bulan ini, kita bisa melihat tingkah laku orang-orang melakukan suatu kebiasaan hasil doktrinisasi budaya barat yang benar-benar menyesatkan, klo boleh dibilang seperti itu.
Yup, temen-temen pasti udah pada tahu kan, about something di tanggal 14 Februari itu.
Kita tinggal di Indonesia, yang mayoritas beragama islam, tapi kelakuannya ga islam banGet, menurut saya.
Sejak awal bulan Februari, saya dengar selentingan percakapan, bahwa tanggal 14 udah deket, dan bgini-bgitu lah…
Dan hal ini, tentunya dimanfaatkan oleh pengusaha (yang punya bisnis), dengan menggelar dagangan yang berbau warna pink dan coklat. Sampai titik ini, saya selalu beranggapan bahwa, bulan Februari adalah bulannya para pedagang untuk menggelar dagangannya, ya seperti bulan deket-deket bulan Ramadhan, Idul Fitri, tahun baru dan 25 Desember-an. Yang mana, biasanya suka rame yang belanja ini-itu untuk kebutuhan ini-itu juga.
Entah mengerti atau tidak, tapi a celebration of love (a.k.a valentine’s day) yang di selenggarakan tengah-tengah februari ini suka disambut ceria oleh segenap anak remaja di se-antero Indonesia. Bahkan, pernah pada bulan Januari, saat bersama adik mau membeli something di toko grosiran, pelayan toko tersebut menyarankan membeli barang ini-itu untuk Valentine entar (saat ngobrol harga dan tawar-menawar gitu). Weitss, kata saya, oh iya, pelayan toko yang menyarankan membeli tersebut memakai kerudung, yang secara jelas, There is no such thing in Islam gitchu loh… Semertaa merta, saya luruskan, bahwa budaya seperti itu bukanlah dari Islam, mendengar penjelasan saya, dia sedikit tersipu dengan sedikit pembelaan diri gitu,.. Haha, kena Loh…
Seandainya semua remaja (dan yang udah gede juga) tahu, ada apakah cerita sebenarnya dibalik cerita hari 14 februari tersebut, tentunya mereka ga akan merayakan atau meng-gimana-gimana gitu.. pada hari tersebut.
14 Februari adalah untuk mereka yang beragama Kristen (cmiiw).
Hari Kasih Sayang…???
Hah…
Orang pacaran aja kaga boleh di Islam. (cmiiw lagi) :p





